Gritv News.com
Live
wb_sunny

Breaking News

Seret Nama gritvnews.com dan Anggota TNI, Media Diminta Segera Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf

Seret Nama gritvnews.com dan Anggota TNI, Media Diminta Segera Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf

Batu Bara | Polemik pemberitaan terkait dugaan perjudian di arena pasar malam Sei Bejangkar, Kabupaten Batu Bara, kini memunculkan sorotan baru. Sejumlah pihak menilai terdapat pemberitaan dari salah satu media yang dinilai tidak berimbang dan berpotensi mencemarkan nama baik, baik terhadap media gritvnews.com maupun terhadap anggota dari Tentara Nasional Indonesia yang disebut dalam pemberitaan tersebut.

Pemberitaan tersebut sebelumnya menyinggung tayangan dari kanal YouTube GRI TV News pada Senin malam, 16 Maret 2026 dan mengaitkannya dengan dugaan bahwa media tersebut tidak memiliki legalitas resmi sebagai produk pers, serta menyebut adanya motif tertentu di balik penayangan video dugaan perjudian di lokasi pasar malam.

Padahal, berdasarkan data yang dimiliki redaksi, media gritvnews.com memiliki legalitas resmi yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM dengan klasifikasi usaha KBLI 58130 yang berkaitan dengan penerbitan media.

Selain itu, dalam pemberitaan yang diterbitkan oleh gritvnews.com sebelumnya, redaksi menegaskan bahwa informasi yang disampaikan merupakan hasil pantauan langsung di lapangan dengan tetap menggunakan prinsip kehati-hatian jurnalistik seperti penggunaan kata “diduga” serta ajakan kepada aparat penegak hukum untuk melakukan pengecekan dan penertiban jika ditemukan pelanggaran hukum.

Namun munculnya pemberitaan dari media lain yang menyebut adanya dugaan wartawan menayangkan berita karena persoalan tertentu, serta menyinggung legalitas media tanpa konfirmasi kepada pihak redaksi gritvnews.com, dinilai sebagai tindakan yang tidak memenuhi prinsip verifikasi dan keberimbangan dalam dunia jurnalistik.

Tidak hanya itu, pemberitaan tersebut juga menyeret nama seorang anggota dari Tentara Nasional Indonesia yang disebut berada di lokasi pasar malam, tanpa penjelasan yang utuh mengenai konteks keberadaannya.

Informasi yang berkembang di lapangan justru menyebut bahwa kehadiran anggota tersebut diduga dalam rangka pemantauan situasi terkait dugaan aktivitas perjudian, bukan sebagai pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati pers di Kabupaten Batu Bara pun meminta agar media yang telah mempublikasikan pemberitaan tersebut segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik.

“Kami berharap media yang bersangkutan menunjukkan sikap profesional dengan melakukan klarifikasi dan jika memang terdapat kekeliruan, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada media gritvnews.com serta kepada institusi TNI yang ikut terseret dalam pemberitaan,” ujar salah seorang pemerhati media di Batu Bara.

Dalam dunia pers, mekanisme hak jawab dan hak koreksi merupakan bagian penting untuk menjaga integritas informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan memiliki hak untuk meminta pelurusan informasi melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan pers.

Apabila tidak terdapat itikad baik untuk melakukan klarifikasi, tidak menutup kemungkinan persoalan ini dapat ditempuh melalui jalur hukum maupun pengaduan ke Dewan Pers guna memastikan praktik jurnalistik tetap berjalan sesuai dengan kode etik yang berlaku.

Masyarakat pun berharap polemik ini dapat segera diselesaikan secara profesional agar fungsi pers sebagai penyampai informasi kepada publik tetap berjalan secara objektif, berimbang, dan bertanggung jawab.

Redaksi gritvnews.com menegaskan tetap berkomitmen menjalankan kerja jurnalistik secara independen dan profesional demi kepentingan publik serta menjaga integritas informasi di tengah masyarakat.

(Redaksi)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.